Blog

19 Oktober 2021

#CeritaResidensi: Mencari Sumber, Apa yang Terjadi di Papua?

Arief Budiman adalah seorang seniman yang banyak berkarya melalui gambar bergerak sebagai salah satu media utamanya. Ia aktif di beberapa komunitas, seperti MES 56 dan […]
19 Oktober 2021

#CeritaResidensi: Mencari Jejak Gerabah di Kupang

Dyah Retno merupakan salah satu seniman yang terlibat dalam pameran utama Biennale Jogja XIV Equator #6 2021. Sebagai seorang seniman keramik, ia banyak berkarya melalui […]
19 Oktober 2021

#CeritaResidensi: Pengetahuan Lokal untuk Ketahanan Pangan

Mama Fun memiliki nama asli Marlinda Nau, Fun diambil dari nama anaknya. Ia adalah salah satu anggota dari Lakoat.Kujawas dan memiliki fokus pada pengembangan pangan […]
19 Oktober 2021

#CeritaResidensi: Perjalanan Wisisi Asep Nayak

Asep Nayak lahir di Wamena pada 11 Januari 1999. Ia merupakan seorang mahasiswa broadcasting dan fotografi. Sehari-hari, sepulang dari kampus, Asep sering melanjutkan kegiatannya dengan […]
18 Oktober 2021

Sambal Luat dan Geliat Semangat Pangan Petani Kota

Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2021, telah berlangsung acara bertajuk Pasar Tiban #1 Purbayan pada Minggu (17/10). Acara yang diselenggarakan oleh Kelompok Tani Kota […]
17 Oktober 2021

Waktu Terhenti oleh Wisisi

Tergagap-gagap dalam mengikuti langkah penyusunan musik elektronik, dia menghampiri saya. Sembari menuntun jemari saya memijit tombol yang benar, dia bilang, “Kita tunggu yang belum bisa. […]
17 Oktober 2021

Menipu Penipu, Antara Madu Palsu dan Laporan ke Bawaslu

“Halo, Bawaslu? Saya mau melaporkan kecurangan.” Diikuti suara cekikikan dari penonton, kira-kira itu kutipan yang membekas di ingatan seusai menonton Jastip: Jasa Tipu-tipu. Sore itu, […]
13 Oktober 2021

Wicara Kuratorial: Lokalitas dalam Gelaran Oceania

Memasuki minggu kedua Biennale Jogja XVI Equator #6 2021. Jika beberapa hari belakang Biennale Forum menghadirkan seniman partisipan, pada Rabu (13/10/), giliran kurator naik panggung […]
13 Oktober 2021

Mollo dan Wintaos Melawan Godaan Perkotaan

Selasa (12/10), matahari pukul 14.00 tidak mampu menyengat kami di dalam Pawon Pagesangan. Buktinya, kami mampu menikmati nasi thiwul sambil berbincang dan sesekali melempar gurauan. […]
11 Oktober 2021

Mengenang Gunawan Maryanto, “Sakuntala, aku berangkat.”

Alunan musik bertajuk “Yang Tak Pernah Ada”, membuka acara malam itu. Audiens hanyut dalam alunannya. Musik yang digarap oleh Fajar Merah dan Gunawan Maryanto, membawa […]
10 Oktober 2021

Kata Presiden Tidore tentang Lokalitas, Modernitas, dan Jati Diri

Penonton memenuhi Pendopo Ajiyasa, Jogja National Museum, Minggu (10/10). Siang itu, digelar forum diskusi bertajuk “Counter-Internationalism and Beyond Local” sebagai bagian dari Biennale Forum #3 […]
10 Oktober 2021

Hubungan Antara Kolektif Seni dan Institusionalisme Seni

Hari ketiga Biennale Forum pada Minggu (10/10) cukup berbeda. Konsepnya tak lagi seminar, melainkan Focus Group Discussion (FGD). Panggung yang biasanya hanya diisi oleh dua […]
9 Oktober 2021

Seni sebagai Upaya Merebut Sejarah dan Mempertahankan Memori Tanah

Selain moderator, Lisistrata Lusandiana, podium diisi oleh Mumtaz Khan Chopan, seorang seniman asal Afghanistan yang turut terlibat dalam perhelatan Biennale Jogja XVI Equator #6 2021. […]
9 Oktober 2021

Museum dan Kuasa Pembebasan

Sabtu (9/10) sekitar pukul 10.00 WIB bangku Biennale Forum Curatorial Practice Panel A sudah dihadiri Moderator dan para pembicara. Dari kiri tempat penonton tampak Gesyada […]
8 Oktober 2021

Keris, Festival, dan Upaya Memaknai Mitos

Pria berbaju merah mengangkat tangan, hendak bertanya. Dipersilakan, diberi mic kepadanya. “Bila mitos adalah asap, lantas apa sumbunya?” tanya Hafiz Rancajale, penonton. Pertanyaan ini dilontarkannya […]
8 Oktober 2021

Eksplorasi Pekerjaan Seni dan Pelestarian Budaya

Kota Jogja mendung. Gerimis yang mulai turun tidak menghambat orang-orang beraktivitas. Sama halnya di Jogja Nasional Museum. Biennale Forum yang dijadwalkan hari ini (Jumat, 08/10), […]
7 Oktober 2021

Kata Jurnalis Soal Indonesia Timur dan Oseania Setelah Mengunjungi Biennale Jogja XVI

Rokok di mulutnya ia jepit, ditariknya dari mulut, lantas diembuskannya asap ke depan. “Indonesia timur,” jawab Aryo Bimo, jurnalis Jogja Info yang saya cegat di […]
7 Oktober 2021

Pembukaan Biennale Jogja XVI Equator #6: Timur Sebagai Gerbang Ombak Oseania

Mendung seolah enggan muncul lagi ketika halaman depan Jogja National Museum (JNM) mulai dipadati tamu undangan. Sebagian besar kursi diisi oleh tamu VIP yang mendukung […]
7 Oktober 2021

Mother Bank Band, Musik Tanpa Bunga Bank dan Cicilan

Riuh suara penonton menyambut ibu-ibu Mother Bank Band mengisi panggung utama Jogja National Museum (JNM) pada Rabu (6/10) malam. Mengenakan pakaian dan hijab berwarna mencolok, […]
6 Oktober 2021

Mother Bank: Mimikri Atas Lembaga Perbankan Nonformal

Bilik itu cukup mencolok. Di antara bilik-bilik pameran berwarna krem, ruang itu memberikan nuansa cerah tersendiri. Perpaduan warna biru dan kuning, serta balon-balon berwarna sama, […]
6 Oktober 2021

Tari Serar: Wujud Perjuangan dari Tanah Papua

Depan karya fasad menjadi titik Opening Ceremony Biennale Jogja XVI Equator #6 di komplek Jogja National Museum (JNM) Rabu (6/10/2021) sore. Hadirin merayakan semangat Oseania […]
6 Oktober 2021

Pertama Ada Hitam, Setelahnya Ada Perlawanan

Berdiri empat orang. Dua lelaki, dua perempuan. Nampak sedang dipakaikan kepada mereka setelan pakaian dari kulit kayu oleh perempuan tegap berambut putih. Itulah Mella Jaarsma, […]
6 Oktober 2021

Tidak di Kaki Cakrawala, Matahari Tenggelam di Museum dan Tanah Liat

Sore begini harusnya aku ada jadwal mengamati matahari tenggelam bersama rekan kerjaku. Tapi kami mesti ke Tirtonirmolo, Kasihan, untuk mengunjungi pembukaan Pameran Bilik Biennale Jogja […]
6 Oktober 2021

Preview Venue Indie Art House : Bilik Korea Konnect Asean Ha*ck*ng Dom*est*cit*

Cuaca Kota Jogja cukup bersahabat malam itu, setelah panas yang terik sepanjang hari. Perjalanan menuju Indieart House pun berjalan lancar, dengan lalu lintas yang ramai. […]
6 Oktober 2021

Resmi Dibuka, Biennale Jogja XVI Menuai Banyak Apresiasi

Biennale Jogja XVI Equator #6 2021 resmi dibuka. Pameran seni rupa dan berbagai kegiatan pendukung yang mempertemukan Indonesia dengan Oseania ini akan digelar sepanjang 6 […]
6 Oktober 2021

Tari Soya-Soya Menghentak Pembukaan Biennale Jogja XVI

Sesaat setelah dipersilakan pembawa acara, terdengar suara kaki-kaki menghentak. Ternyata, di sisi barat panggung, terlihat sebaris penari bersiap masuk. Lalu masuklah pria berpakaian putih dengan […]
6 Oktober 2021

Malam Santap Bahari

Rokok di mulutnya sedang menyala, saya tepuk pundaknya. Mengajak berkenalan. “Saya Rofiq dari Broken Pitch,” kenalnya usai saya memperkenalkan diri.  Hari ini (5/10), Rofiq sudah […]
6 Oktober 2021

Pembacaan Arsip, Merentang Wacana Dekolonisasi Satu Dekade Pameran Biennale Jogja Seri Equator

Udara cukup gerah saat beberapa awak media melakukan kunjungan di gedung Taman Budaya Yogyakarta pada Selasa (5/10). Ada 12 wartawan yang mengikuti rangkaian preview exhibition […]
5 Oktober 2021

Meliput Peliputan: Media Preview Pameran Arsip Biennale Jogja XVI

“Sudah mulai, kah?” “Belum. Saya juga baru datang,” ujar saya saat jam menunjukkan pukul 10.55.  Ayu, jurnalis Radar Jogja, bertanya saat kami berpapasan di depan […]
5 Oktober 2021

Gagasan Seni dari Kacamata Pekerja Media

Sinar matahari sore dari arah barat menerangi patung R.J. Katamsi di kompleks Jogja National Museum (JNM). Enam orang panitia penyelenggara Biennale Jogja (BJ) XVI Equator […]
5 Oktober 2021

Pameran Game of the Archive, Merangkai Puzzle Gagasan Biennale Jogja Selama 10 Tahun

Seperti sebuah puzzle, Pameran Arsip Biennale Jogja mencoba merangkai setiap gagasan yang tampaknya terpotong sepanjang 10 tahun penyelenggaraan menjadi gambar utuh Seri Khatulistiwa. Biennale Jogja […]
1 Oktober 2021

Empat Lokasi Pameran, 70-an Program, Biennale Jogja XVI Equator #6 Siap Digelar

Sekira empat puluh akun jurnalis berhasil nyangkut di layar aplikasi Zoom siang itu. Sementara empat pembicara plus satu moderator menjadi sorotan utama dalam acara Konferensi […]
30 September 2021

Re-Imagine Bikon Blewut; Upaya Menghidup-hidupi

Komunitas Kahe Maumere bersama Senat Mahasiswa STFK Ledalero terlibat dalam penyelenggaraan pameran bertajuk Re-Imagine Bikon Blewut (R-IBB). Menjadi bagian dari Docking Program Biennale Jogja XVI […]
28 September 2021

Ingatan yang Beku dari Para Diaspora

Meski patah-patah sebab tayangan video via Zoom memang kurang mulus, namun citra yang disampaikan jelas. Kehidupan Jawa.  Dibuka adegan suara jamaah Yasinan, lantas digantikan dengan […]
27 September 2021

Wisata dalam Jangkauan: Eiffel di Harau, Stonehenge di Cangkringan

Pariwisata, atau yang memiliki kata verba ‘berwisata’, telah menjadi suatu kebutuhan untuk dikonsumsi oleh manusia. Kegiatan berwisata diartikan sebagai perpindahan fisik atau corporeal travel dari […]
26 September 2021
Riyan Kresnandi (kiri) dan Ridho dari Komunitas Sakatoya (kanan) di Kedai Kebun Forum, Senin (13/9/2021) lalu.

Satu Dekade Biennale Jogja Equator, Pameran Arsip Dihadirkan Lewat Minecraft

Menandai satu dekade helatan Biennale Jogja Equator, Komunitas Sakatoya sebagai pengarah artistik menyajikan pameran arsip Biennale Jogja 2021 melalui gim Minecraft.
25 September 2021

Mother Bank, Antara Riba dan Pemecahan Masalah Ekonomi

Mother Bank merupakan proyek garapan Badan Kajian Pertanahan (BKP) di Jatiwangi yang menanggapi fenomena gali lubang tutup lubang warga yang sebagian besar adalah pekerja harian. […]
25 September 2021

Memikirkan Ulang Romo Mangun

Beberapa waktu terakhir, tim kerja Biennale Jogja XVI mengadakan ekskursi untuk menyusuri warisan pemikiran Y.B. Mangunwijaya, budayawan multidimensi yang jejaknya merentang dalam bidang sastra, pendidikan, […]
15 September 2021

Studio Visit – Radio Isolasido

Radio Isolasido dikembangkan dalam kerangka penciptaan platform diskusi yang luas, yang menjangkau publik di luar lingkaran seni.
14 September 2021

Studio Visit – Dapur 56

Selama 40 hari Dapur Umum 56 akan semaksimal mungkin memasak setiap hari, dengan mempersiapkan pembagian bersama komunitas dan juga memasak hidangan untuk pengunjung terbatas.
11 September 2021

Studio Visit – Udeido Collective

Udeido Collective dalam kerjanya kali ini mengangkat beberapa kearifan lokal serta konsep-konsep tradisi yang dipakai oleh nenek moyang orang Papua.
5 Agustus 2021

Mengenal Oseania melalui Negeri Kita

Hingga kini, Indonesia menjadi tetangga Oseania yang paling dekat secara geografis, namun masih jarang perbincangan mengenai hubungan kita dengan bangsa-bangsa Pasifik.